Kuda nil digunakan sebagai tempat sampah – turis melempar botol plastik ke mulutnya

Pengunjung merekam kejadian tersebut

Ada gambar yang mengejutkan Anda: seekor kuda nil membuka mulutnya, berharap diberi makan oleh turis. Tapi tidak ada makanan yang terbang ke tenggorokan hewan itu, kecuali botol plastik. Seorang pengunjung taman safari Indonesia merekam seorang turis di dalam mobil di depannya menggunakan kuda nil sebagai tempat sampah. Kami menunjukkan adegan di video.

Hippo memuntahkan sampah

Kuda nil itu mencoba mengunyah botol itu. Tapi itu tersangkut di tenggorokan hewan itu, seperti dilansir Daily Mail. Cyntia Ayu (32) mengamati kejadian tersebut dan mengabadikannya dengan kameranya. “Saya melihat sebuah lengan keluar dari jendela mobil dan menyapa kuda nil. Ternyata supaya dia buka mulut, ”lapornya. Bersamaan dengan plastik, pengunjung melemparkan handuk kertas ke mamalia, tetapi tidak masuk ke mulutnya.

Cyntia Ayu memberi tahu staf di Taman Safari Park di Bogor (Pulau Jawa) tentang insiden tersebut, yang datang untuk menyelamatkan hewan tersebut. Kuda nil berhasil memuntahkan sampah plastik. Seorang dokter hewan melakukan endoskopi untuk alasan keamanan, menurut laporan itu.

Indonesia: Peluncur botol meminta maaf

Yang terpenting hewan itu baik-baik saja, kata Cyntia Ayu. Dia selalu berusaha menghentikan peluncur botol dengan membunyikan klakson, tetapi wanita itu tidak menanggapi. Namun, menurut Daily Mail, organisasi kesejahteraan hewan Animal Defenders Indonesia telah berhasil mengidentifikasi mereka. Akibatnya, seorang wanita paruh baya yang kemudian meminta maaf atas perilakunya melalui video call. “Saya berjanji tidak akan melakukan ini lagi,” katanya.

Plastik bisa menjadi hukuman mati bagi kuda nil

Penjelasan yang tidak cukup untuk taman safari: “Taman Safari” telah mengajukan pengaduan ke polisi terhadap peluncur botol. Masih belum diketahui apakah penyelidikan akan dibuka. Kuda nil itu baik-baik saja, kata juru bicara taman. Tapi dia juga mengatakan dengan jelas: “Jika hewan itu menelan plastik, itu bisa jadi hukuman matinya.”

READ  Jutaan orang melihat penundaan dimulainya "Tagesschau" - itulah alasannya - BZ Berlin
Written By
More from
PSG ikut menyerang atas dugaan rasisme, yang dibanggakan Mbabane
Jakarta – Paris St. Jerman Berpartisipasilah dalam permainan menyerang saat Anda bertarung...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More Stories